hiiiiiiiisshhh

kamu bisa saja berbuat sesukamu, silahkan, silahkan saja. toh saya tidak geram, saya hanya tertawa geli, bagaimana yaa ada orang yang dianggap berilmu tapi seperti tak berilmu. lebih keliatan lagi waktu udah keruh dan gak bisa ngapa-ngapain boro-boro mau ngejernihin. saya cuma tertawa geli, maaf kamu bukan level saya! puas kamu hah???

saya bisa menghargai orang-orang seperti jula dan kabutaku, bukan seperti kamu. tau kenapa, karena kedua orang ini bukan hanya menggunakan hati mereka tapi juga akal sehat. bibirnya sama dengan hatinya, bukan beribet kayak kamu!! karena mereka menjaga pandangan mereka, dan ilmu nya tidak mereka sia-siakan, mereka berpikir, bukan seperti kamu. kamu pikir saya respect sama kamu? enggak. maaf. setinggi apapun kamu menempatkan diri kamu, saya tidak pernah ingin berada sejajar dengan kamu. saya lebih senang berada sejajar di tribun penonton bareng jula, teriak lepas mendukung tim kesayangan. atau saya lebih senang berjalan bersama di jembatan ilmu bareng kabutaku, belajar dari hal-hal kecil. dan bahkan saya tetap tidak ingin sejajar dengan kamu, mending saya duduk d lantai dengan kedua tangan pegang stick dan duduk sejajar bareng gamers sejati itu melototin monitor. kamu tau kan sekarang, kamu tuh bukan siapa-siapa. dan mudah-mudahan kamu sadar yah apa salah kamu! kamu tau gak seberapa sombongnya kamu dengan perkataanmu terhadap muslim lainnya. semoga Allah mengampuni dosa kita.

0 komentar pembaca:

Poskan Komentar