Hai, Perempuan Akhir Zaman...!

Seorang perempuan.
Dulu sering kambuh asma nya.
Dulu kerja bertahun2 di luar kota sering pulang weekend ke rumah ortu, tapi bisa di hitung pake jari berapa kali balik lagi ke kosan naek bis/angkutan umum karena selalu dianter ortu.
Dulu sering ngeluh takut bgini begitu.
Sekarang,
Dia masih seorang perempuan.
Dia lagi mengandung anak kedua.
Sanggup sambil gendong anak pertama semaleman karena anak pertama lagi gaenak badan dan ga nyaman tidur malamnya gamau digendong ayah cm mau sama mami.
Seorang perempuan ini bangga sama dirinya sendiri?
Aku rasa dia harus bangga.
Dari tiga bersaudara, melalui dia lah orang tuanya bisa sampai ke kota nabi.
Dari tingginya sifat egoisnya, dia mau nurut suami buat resign dari kerjaan.
Sekarang, dia boleh bangga. Tapi dia harus ingat selalu; di depan sana banyak peer numpuk, harus belajar banyak buat jagain dan didik amanah-amanah dari tuhannya. Dia harus ingat selalu; bukan dia yg kuat, tapi tuhannya yang memberi support system masbojo yang gapernah cape dan ortu yg gapernah pergi meski anak perempuannya udah dicomot lelaki berhati emas.

imissyousupermuch

Jika mencintaimu butuh alasan, coba tanya hatimu mengapa bisa menerima seorang yang banyak kurangnya seperti aku. Jika mencintaimu harus dikatakan, mengapa diammu selalu aku nikmati seolah aku bisa membaca isi hatimu dan menemukan hal yang sama ada didalamnya. Jika mencintaimu membuatku bahagia, mengapa aku bisa merasa tersiksa setiap malam merindu pipi dan telingamu ada di dekat rambutku, merindu panas hembusan nafas menyapu pundakku, merindu kedua telapak tangan hangat yang tak terlepas dari kulitku. Jika mencintaimu benar membuatku tersiksa, aku ingin terus tersiksa menunggumu.

Rabu Wage, 09.10PM.
Ditulis setelah hujan reda,
Sambil lihatin pipi gembilnya anak soleh.

Dear Lintang

Sayang...
Terima kasih selalu mengerti Mami yaa, Mami sayang banget sama kamu. Mami sadar hari ini bahwa kamu udah semakin pintar memahami. Semoga Mami dijauhkan dari kesalahan apalagi yg fatal dalam hal mendidik kamu. Kamu pintar makan, pintar menangkap maksud dan apalagi mencontoh, pintar juga belajar sabar. Kamu sabar menerima Mami yg masih amat banyak kekurangannya. Makasih yaa sayang, aku akan ingat baik-baik hari-hari yg kita lewatin bareng.
Sayang...
Wajah kamu teduh banget hari ini, waktu matamu fokus lihat dan dengar Mami cerita. Kamu fokus, tp kali ini Mami yakin kamu belum paham dg apa yg Mami ceritakan. Kamu minta nen, dan Mami sambil bercerita; gak ada hari yang buat Mami menyesal dan bosan selama bareng-bareng sama kamu, karena jauuuuhhhh sejak lama memang kamu lah yg selalu Mami pintakan dalam doa untuk hadir di hidup Mami. Setiap bangun di hari yang baru, yang paling pertama Mami pastikan adalah keberadaan dan keadaan kamu. Setelah itu? Siapin sarapan dan semuanya untuk hari baru tsb termasuk menu yg kira-kira akan kamu suka dan ga bosan. Sisanya? Main sama kamu, urus rumah dan saat malam kamu tidur lagi, Mami pastikan besok ada daging atau lauk lain untuk masakin kamu. Karena kalo engga, kita harus cepetan order biar bisa dikirim besok paginya. Mami bosan? Enggak, sayang. Mami cuma takut kamu bosan dengan Mami, cuma itu.
Sayang...
Setiap hari baru, Mami selaluuu suka cium kamu dan peluk kamu apalagi kamu makin pinter peluk Mami. Hanya, terkadang, hari terasa berat buat Mami. Bukan krn Mami ga bebas lagi buat nonton bioskop atau karna harus sesegera mungkin selesaikan kerjaan di laptop, bukan syg. Entah, sampai sekarang juga Mami gatau kenapa. Hanya kadang, hari terasa berat buat dilewatin. Tapi setiap lihat kamu, Mami inget kalo dua hari lagi Ayah pulang. Ya memang mungkin bukan besok syg, dua hari lagi Ayah pulang, Mami ingat itu dan terasa sisa hari itu ga begitu berat lagi untuk dilewatin. Tujuh hari, sepuluh hari, atau dua belas hari kemudian, terkadang Mami rasakan lagi hari terasa berat untuk dilewatin. Tapi lihat kamu lagi dan Mami ingat kalo dua hari lagi Ayah pulang. Karena cuma Ayah, yang bisa bikin Mami ngerasa tenang entah sekacau apapun hal yang Mami hadapin.
Sayang...
Sekarang aku tau, semakin aku selalu dengan kamu, semakin aku lihat kamu, semakin aku selalu kangen Ayah. Dan ternyata, Mami baru sadar di umur mu yang sudah lewatin 15bulan, kalo telapak tangan kamu persis mirip dengan telapak tangan Ayah. Anget. Mungkin memang sengaja Allah kasih begitu, biar kalo Mami kangen Ayah, tinggal lihatin kamu sambil pegang tanganmu. Sabar yaa syg hadepin Mami yg kadang lebih manja dari kamu, lebih cengeng kayak hari ini, dan lebih gamau ngalah. Tapi Mami sayang kamu banget, dan Ayah juga. Inget yaa syg, dua hari lagi Ayah pulang. Kamu harus inget itu juga biar kamu semangat terus lewatin hari sambil belajar.

Ayah...
Ayah yg ga akan pernah baca ini, doa kita berdua buat Ayah sehat selalu, dan biar selalu dilindungi Allah, dijauhkan dari marabahaya dan juga dari niat jahat orang, selalu dikumpulkan dengan orang-orang soleh, dan diberi ke-istiqomah-an yang ga berbatas. Karena Ayah yg sekarang sudah lebih dari cukup untuk kita berdua. Ayah yg sabar ngadepin Mami yg kerjaannya gangguin vc Ayah mulu padahal lagi kerja, yg kerjaannya kangen Ayah mulu pdahal sejak brp bulan ini ayah sering bgt pulang (thanks to HO has invited you).

❤️❤️❤️

Dear Lintang,

Dari sekian hari yang udah kita lewatin bareng, entah kenapa; mengajari dan menopangmu berjalan lah yang paling buatku haru. Tapi ternyata, melihatmu berjalan sendiri benar-benar membuat perasaanku tak terkira. Campur aduk rasanya. Aku bahagia luar biasa, sekaligus takut, tapi aku penuh rasa bangga padamu. Ini gabisa aku tulis karena apa yang aku rasain sulit untuk aku cari kata yang paling tepat untuk menggambarkannya. Tapi rasa bahagia itu pasti, karena melihatmu terus tumbuh dan berkembang sekarang sudah jadi kebutuhan primerku. Aku bahkan gabisa satu malam pun tanpa kamu. Dulu aku ga bisa bayangin kalo harus ditinggal dinas jauh sama ayahmu, tapi ternyata aku bisa. Tapi kamu, sayangku, selarut apapun aku pasti pulang.. Sejauh apapun aku pasti pulang.. Karena aku gabisa tanpa kamu. I love you supermuch, sayangku.

For My Only One (again)

Bapak. Yang setiap kalimat dan titahnya paling sering nempel di kepalaku. Yang selalu di-ambek-in sama anaknya yg laen karena dianggap selalu sayang dan kasih apa-apa ke aku hehheee padahal selalu sama ke semua anaknya. Bapak, yang pernah ngelarang aku kerja di suatu industri dg kalimat; "Bapak gamau dg kamu kerja disana malah menghalangi kamu buat dapet yg lebih baik"
Yup. Bapak yg kenal aku, yg tau kalo aku bisa dapet yg lebih baik. Bapak lebih kenal aku daripada diriku sendiri. Bapak yg sering jadi silent person tapi bisa ngomong buat hal-hal besar yg dianggap perlu.
Bapak. Betapa banyak hal yang sering kita bahas disetiap obrolan kita berdua. Tentang mimpi harapan dan cita-cita. Tentang makna dan solusi akan banyak hal. Tentang perbedaan pendapat menanggapi isu-isu yg ada. Tentang tertawa berdua dan banyak nasihat buatku. Makasiii Bapak kesayangan tita..
This is for you, Dadd...
And please stay forever, for my another achievements.


Your big daughter and fan,
Kartika, SE., Akt., CA., BKP (yes, I got it finally)

Dear my present perfect continous

Karena kamu satu-satunya yang aku rindukan kulitnya. Satu-satunya yang aku ingat rasa hangat telapak tangan nya. Satu-satunya yang gapernah panggil nama aku, bahkan gapernah panggil aku dengan sebutan "kamu" sampai sekarang. Karena kamu yang tetap bilang sayang ketika marah sekalipun. Karena kamu yang udah bikin aku selalu bahagia. Dan karena cuma tubuhmu yang bisa mengalahkan empuknya bantal guling dirumah kita untuk aku peluk semalaman setiap tidur.
Aku kangen, sayang....
Cepet pulang yaa, Lintang and I miss you supermuch!!!

Untuk Lintang

Hi, Nafasku..
Terima kasih sudah berkenan hadir untukku. Terima kasih karena kamu bukan sekedar harapan, tapi karena kamu memang sudah membawa kebahagiaan yang tidak terkira. Terima kasih atas pengertianmu dan rasa menerima darimu bahwa aku bukan perempuan sempurna, di usiamu yang baru beberapa hari. Sayang, terima kasih untuk kesabaranmu. Aku janji, mulai besok hanya akan ada kita berdua. Hanya kita berdua tanpa sekat, sambil menunggu lelaki hebat yang kau panggil "Ayah" pulang di sore hari, menyempurnakan hari-hari kita. Lelaki hebat yang akan selalu ada buatmu, seperti yang sudah ia lakukan selama ini. Dia dan aku, yang tidak akan punya syarat untuk mencintai kamu selamanya. Dia dan aku, yang akan berjuang membawa dan mendampingi kamu selamanya. Semoga kami tidak pernah mengecewakanmu yaaa.. I love you unconditionally!

That Is What Wife Are For

hi blogii,
seminggu ini aku lagi bisa berpikir jernih :p biasanya ga jernih sih ngisengin temen kantor mulu. penting nya menjadi perempuan yang harus selalu belajar, agar bisa mengimbangi suami. seperti yang pernah aku bahas sebelumnya, menjadi istri itu berarti menjadi konco wicoro buat suami. jadi tempat bagi suami buat diajak diskas, buat dibutuhin advice nya untuk ambil keputusan buat kepentingan bersama. aku tidak bilang bahwa aku sudah sangat pintar dan mampu untuk itu semua, tapi aku insyaallah selalu belajar untuk bisa mencapai itu.
ketika suami sedang dalam masa banyak tugas di kantor, dan ketemu case yang tidak biasanya, dia bisa ajak kita diskas mulai dari pengalaman ada kah case yang serupa, sampai regulasi untuk case tersebut. berbekal jurusan ipa di sma dan profesi akunt bekal dari bapak, kita jadi bisa nemenin diskas suami. kebetulan case nya tentang pajak, yang sama-sama selalu kita hadapin di kerjaan kita berdua. lalu dengan selesai nya case tersebut, aku jadi berpikir; dia itu kan sebenarnya tau dan bisa tentang itu. artinya dia lagi pusing atau mungkin ada beban lain yang lumayan mengganggu yang bikin dia sampe butuh advice ku. ya aku tau sih beberapa ceritanya. aku jadi sadar, akhir-akhir ini aku mungkin ngerepotin banget juga karena selalu random kepengen yang aneh-aneh dan bawaannya pengen deket mulu sama dia. baru sadar, kalau di luar rumah dia juga punya tanggung jawab yang ga sedikit. maapin akuu yaa, Mas..


count of youuuu

yeayyy udah bulan maret..
siapa yang belom lapor SPT Pribadi nya hayooo, cepetan lapor yaa!
sampai sekarang, aku masih aja ngitung minggu ke minggu, rasanya ga sabar banget pengen dia cepet gede dan ketemu dia nanti. semoga lancar.... nanti lari yang kenceng yaaa sayang, biar mami sebentar aja sakitnya :*

Hello 2018

Yeaaayyyyy 2018 nihhh...
Satu-satunya yang bikin ga sabar cuma buat ketemu kamu, syg.. Aku berdoa banyak untuk kamu dan ayahmu, dan semoga kita jadi tim yang solid yaaa!
Kamu adalah hadiah akhir tahun di 2017 kemarin. Bener2 bikin aku ngerasa bahagiaaaa bangettt. 2017 bener2 banyak banget berkah buat aku, dan kamu sukses banget menyempurnakan itu semua.
Jan ; keputusan itu dbuat
Feb ; engaged, yes, with my very best partner ever
Mar ; pertama kali umroh alhamdulillah bisa bawa mamabapak juga, bersyukur tak terhingga, semoga bisa balik lagi
Apr ; ke bangkok cm buat konser coldplay dn jln2 sama brinadetaaaa yg kupaksakan jd sodara kandung
May ; ramadhan yg penuh berkah, sambil persiapan buat nikahan yg mepet banget yaa ternyataa hehe
Jun ; lebaran sama keluarga yg utuh, ini adalah anugerah tak terhingga, thanks ya Allah..
Jul ; we got married, yeayyy, and honeymoon for a week, i really so happy
Aug ; mulai pengen tau bawang2an dan lengkuas dll hahahahahhhh
Sep ; yep, aku dtinggal sm salah satu guruku, but in another way, aku dapet suatu jalan yg harus d syukuri
Oct ; tiket ke bali beserta hotel dll nya hangus krn mama gamau ke bali, but it's ok, karena aku di promote yihhhaaaa
Nov ; ulang taun bareng kamu d perutku walaupun belom sampe satu cm ukuranmu
Dec ; masih jatuh cinta sama kamu yang terus tumbuh centi demi centi, sambil les tiap weekend dan dbekelin potongan apel, almond, roti dll sama ayahmu, walaupun sering mual dan kadang muntah smua makanan keluar lagii hiks

Alhamdulillaah, ga ada lagi yang harus aku bilang selain syukur alhamdulillah dan terima kasih terus sama Allah. Sepanjang tahun bener2 penuh berkah banget. Aku berdoa yang banyak semoga hidupmu selalu penuh berkah juga syg.. Semoga km selalu disegerakan untuk mendapatkan apa-apa yang terbaik buatmu. Aamiin..

Dear You, for the first time

30 Nopember 2017,

setiap jam rasanya hati masih baper, dan seketika aku berubah jadi mesin penggiling makanan, itu yang brina bilang ke aku. jadi semalam aku pastiin dateng ke dokter buat cek kepastiannya, and yess, she/he was 4 weeks old. oh my god! amaze sama satu hal yang sekarang ada di kantung rahim akuuu... yang artinya pas aku ultah kemarin, dia berumur 10 hari. what a gift!!!!!! thanks god, thanks husb. satu-satunya hadiah bulan nopember yang paling bikin bahagianya berhari-hari dan mungkin malah berbulan-bulan ke depan dan semoga selamanya. ok honey, aku udah siapin almond, kurma, kiwi, pisang, buah naga, alpukat, dan aku janji bakal rajin makan sayur dan lauk, bukan cokelat terus. tp aku yakin kamu juga ga keberatan kalo aku nyemilin keju melulu hehee...
mulai sekarang kita akan barengan terus, kita belajar buat jadi kuat bareng dan kalo kamu udah lahir nanti, kamu bakal jadi tim aku buat kalahin ayah kamuuuuu biar bantuin aku kalo dikelitikin sama ayahmu. oiya, disaat aku gatau kamu Lintang atau Gemintang, mama sama mba malah udah ributin nama lain buat kamu. you have to see darl, how many people are looking for you and for sure they're love you so much! so please dont be affraid, and let's beat the world..!!
i love you, kid..