Allah selalu kasih yg aku mau

punya kapten yg superduper baek, aku paksa lepas walo gak ada salah gak ada masalah. sampe susah lupanya. lamaa berasa matirasa, smua yg dikampuz juga jadi terlihat gak ada rasanya :D. aku minta sama Allah, jangan memberi aku yg sebaik itu lagi, karena aku gak mau menyakiti lagi. lalu Allah memberiku seorang yg keras. sebenernya baik, baiiikk semuanya! kalo pernah khilaf, kalo pernah salah, itu wajar aja siy.. andai aja cara mengajarkan dan mendidiknya gak kasar.. kemudian aku meminta pada Allah, seseorang yg lembut saja, ngrasa capek dikasarin. lalu Allah mengenalkan aku pada seorang yg lembut. tapii akhirnyaa caranya ternyata lebih kasar :(

tepat hari ini, aku membuang benda itu. maaf.

1 komentar pembaca:

Anonim mengatakan...

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar (surat 2 ; 153)

Poskan Komentar