kembali berspekulasi

Sore, semuanya…

Barusan sms-an sama salah satu orang yang ada dalam phonebook hape gw. Ngobrol biasa, tp seperti biasa, bisa nyambung n focus ke satu hal aja. Kali ini tentang dewasa. Ngomongin tentang dewasa, inget sama beberapa hari lalu, temen gw juga sms Tanya tentang makna dewasa, dan gimana yang disebut dewasa. Gw ulangi berkali-kali, gw emang gak ngerti apa itu dewasa, dewasa itu yang kayak apa, kenapa ada tahapan kedewasaan, dan lain-lain yang nyangkut sama kata “DEWASA”.

Ada banyak temen cewek gw yang tanya tentang kata dewasa, tapi juga ada dua orang sahabat cowok gw yang juga tanya tentang itu. Gw juga gak ngerti sebenernya mereka punya masalah apa dengan satu kata itu. Kok kayaknya bermasalah banget gituuuuuu. Kalau memang dewasa itu bikin mereka pusing, kalau bikin mereka jadi berantem sama pacar, orang tua, saudara, teman. Ya udah siy yaa, menurut gw siy cuekin aja. Anggap aja mereka yang menuntut kedewasaan kalian adalah sebenernya malah bukan yang dewasa, karena hanya bisa menuntut dan mengharap kedewasaan. Bukankah katanya hidup ini sebaiknya memberi sebanyak-banyaknya.. bukan berarti kita tidak memberi sikap dewasa, kita tetap belajar jadi dewasa. So, dinikmatiiiiiiiii aja. Anggap aja mereka yang menuntut kedewasaan lo, itu gak kenal lo secara utuh. Take it easy aja, biar kita bisa menikmati hidup.

Anyway, menurut gw dewasa itu berarti mau belajar. Iya, belajar segala hal. Gak selalu harus bisa, yang penting mau belajar. Kalopun ada sesuatu yang buruk, maka mau belajar ambil sisi positifnya. Kalau dunia ini adalah sebuah sekolah, maka tidak ada salahnya kita menjadi murid. Sampai kehidupan di dunia ini berakhir, tetap menjadi murid. Kalau di tempat lo sekolah biasanya ada guru yang mengajarkan, maka disini lain. Semua manusia adalah murid. Murid yang selalu haus akan ilmu, murid yang menjadikan segala hal adalah guru, tidak mengacu pada satu tempat, satu objek, satu pengalaman, satu waktu, tapi segala hal.

Gw ulangi sekali lagi, dewasa itu berarti mau belajar. Mau belajar menerima, mau belajar ikhlas, mau belajar fisika, mau belajar kimia, mau belajar berdoa, mau belajar dari pengalaman, mau belajar memberi, mau belajar berbagi >> kalo gw sebutin semua, bisa error blog page gw nanti. Karena yang dipelajari itu ada banyaaaaakkkkkkkk sekaliiii, gak terbatas. Itu alasan kenapa gw mau terus berlari, dan gak akan pernah berhenti. Karena bagi gw, berhenti berarti mati.




.

0 komentar pembaca:

Poskan Komentar