aku punya banyak materi


Itulah alasan untuk jangan pernah menjadikan manusia sebagai kiblat. Iya jika memang contoh yang baik, iya jika memang pantas menjadi panutan, iya jika kita harus meniru bahkan berlomba dalam kebaikan. Tapi manusia tetap manusia kan, manusia berbeda dengan malaikat.
Itulah alasan untuk jangan pernah menjadikan manusia sebagai kiblat. Sekalipun ia masuk dalam tim pengawas, sekalipun ia lebih dulu menerima ilmu tingkat senior daripada kita, sekalipun ia lebih panjang jilbabnya daripada kita. Tapi manusia tetap manusia kan, manusia gak akan pernah jadi Tuhan.
Itulah alasan mengapa aku tetap seperti ini, tetap menjadi aku, melakukan apa yang aku suka. Menjadi diri sendiri. Bukan kakak tingkat, bukan sahabat, bukan pacar, bukan orang-orang yang baru aku kenal dua jam,  yang aku jadikan kiblat. Aku hanya menangkap kebaikan mereka, menambah energy positifku, dan berbuat lebih baik lagi. Itu saja, cukup itu.
Semua yang aku dengar, apa saja kenyataan yang aku lihat, dan segala penilaian orang, adalah materi pembelajaran kan.. lalu apa yang harus aku lakukan dari itu semua? Cukup mendengarkan dengan seksama, cukup melihat dengan dua mata, dan memproses semuanya dalam otak dan hati, agar hati ini semakin luas. Agar hati ini mampu menjadi hati yang lebih berkualitas dari sebelumnya. Agar otak ini tetap  mampu menjadi pengendali hati yang kualitasnya semakin baik. Dan aku dapat melihat apa yang terjadi sekarang. Ternyata hatiku lebih hebat dari yang aku bayangkan, meski orang menilai aku hanya berkerudung, bukan berjilbab. Ternyata otakku lebih keren dari yang aku bayangkan, meski orang menganggap aku entah kapan akan lulus dari kampus, tidak sepertinya yang bisa lolos dalam tes dijenjang selanjutnya. Cukup aku, dia, dan Tuhan, yang tau. Peduli apa aku dengan penilaian orang lain? Karena penilaian orang hanya sebagian dari materi pembelajaranku. Dan akan masih sangat banyak sumber materi di bumi ini. Terimakasih Tuhan, selalu mengizinkan aku untuk mendengar dan melihat.




.

0 komentar pembaca:

Poskan Komentar