menangis = membuang waktu

QS alhadid 22-23

"Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri."

ya. aku menyerah. pada tinta kering diatas lauhful mahfudz. sebertahannya aku diterjagaku kala siang dan malam, aku tetaplah lemah. tak mungkin dapat merubah tinta kering itu. ayah bilang, hanya butuh berjuang dan sabar. iya. aku harus menempatkan sabar, sejajar dengan berjuang, agar mereka senantiasa berjalan beriringan. dan karena sesungguhnya Allah selalu bersama niat baik, Allah selalu  bersama orang-orang yang sabar, Allah ada bersama ditiap langkah jihad seorang anak. Allah yang bakalan meredamkan kecamuknya hati ini, Allah yang akan tetap dengan dekat saat aku merasa perih ditengah usahaku, saat aku menangis karena lemahku.

tapi jika memang menangis itu membuang waktu, maka kuhentikan sekarang juga. demi kalian.

2 komentar pembaca:

software all mengatakan...

heheheh i like it






NICE POST - it's about us : Air Untuk Masa Depan

kartika diah mengatakan...

iyaa, makasih kak.. ini masih belajar nulis :)

Poskan Komentar