bingung judul apaan :D

kenapa sih Kar, sering tertarik sama tema yang satu itu, poligami. dan selalu sotoy dengan berkalimat berkalimat berkalimat.
tapi beneran, jujur emang aku penasaran. dulu guru madrasah bilang, "bagi kaum yang berpikir". nahloh... jadi kalo baca apa-apa, kalo dapet informasi apa-apa (red: gosip tv) sebaiknya emang jangan ditelen mentah2, jadi mending dimasak dulu biar gak sakit perut. *gariiiiing
seorang temen pernah bercerita, aku sedikit lupa itu cerita nyata apa bukan. intinya ada seorang istri yang menawarkan poligami bagi suaminya. suaminya tanya, kenapa itu istri kok nawarin kayak gitu. istrinya jawap pake itung-itungan jam yang diakumulasi dalam setahun. jadi, dalam setahun berapa lama dia menstruasi, berapa lama misalkan mengerjakan urusan rumah tangga, dll diakumulasi semuanya, jadi hitungan dia adalah kira-kira cuma sisa waktu setengah tahun bagi dirinya untuk bisa melayani suami. awalnya aku Subhanallaaaaaahhh... jauh juga yah pikiran istrinya, saking sayang sama suaminya. makanya kemudian dia menawarkan ke suaminya untuk poligami. kalo awalnya subhanallah, akhirnya aku jreeengjreeengggg.... padahal menstruasi dan melahirkan adalah kodrat wanita, dengan berpikir begitu apa berarti istri tersebut ingin menghilangkan fitrahnya sebagai wanita? dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga itu, bukankah itu kebaikan bagi rumah tangga pun bagi suami? aku gak banyak tau.
lanjutnya, suami tanya lagi sama istri, emang dia bakalan siap dan gak sakit hati kalo seandainya suami beneran nikah lagi? daaaaan, ini yang menurut aku super sekali, jawaban si istri adalah "karena syariat ditempatkan diatas perasaan kan..". waw sekali yah kalimatnya :) kalo aku jadi suaminya, beneran bersyukur banget dan makin sayang kalo punya istri kayak gitu. kemudian suami jawab, dia belum ingin menikah lagi a.k.a poligami, karena masih ingin membahagiakan istrinya. ini nih, suami kayak gini yang bukan cuma pinter, tapi cerdas, hehee aku yakin pacar aku cerdas juga, ya gak hun? :D

obrolan siang ini sama seorang temen adalah tentang bahaya menolak hukum Allah, dan dipersempit mengenai poligami. sebagian besar orang lebih melihat pada sisi perempuan. jika perempuan tidak bersedia dipoligami (aku pake bahasa gampang yah), artinya menolak hukum Allah karena poligami itu diperbolehkan, jelas ada di Al Quran. fine, ada rewards surga bagi wanita yang ikhlas dipoligami, bukan rewards surga bagi lelaki yang mampu adil. dan lebih jelas lagi malah disebutkan, neraka lah bagi lelaki berpoligami tapi tidak mampu berlaku adil. nahlooohhh.. aku jadi makin mikir lagi, kali ini melihat dari sisi lelaki. let us try,
sebenernya, yang menolak hukum Allah itu, wanita yang tidak bersedia dipoligami, atau justru lelaki yang berpoligami?? hemheemm. kayaknya ayat itu malah fokus ke lelaki kok, bukan perempuan (bagi perempuan, menurut aku bisa santai dikit lah). coba bayangin, ya memang diperbolehkan bagi lelaki untuk berpoligami, dengan catatan (yang satu ini nih paling aku demen) mampu berlaku adil. nah, kalo ada lelaki tetep aja kekeuh poligami, padahal manusia pinter manapun tau, yang bisa adil tuh cuma Allah. jadi kalo sampe gak bisa adil, justru dia (lelaki) kan yang mengingkari hukum Allah. kok aku malah ngeri yah ngebayanginnya. kalo ada yang baca ini pasti dibilang alay. tapi ini kan page aku, terserah aku mau nulis apa :p

tapiiiii, aku masih belom yakin juga nih, apa bener kalo ada lelaki berpoligami berarti menolak hukum Allah? sementara Rasul kita pernah melakukan itu. disini nih aku butuh pencerahan tentang ini. kakak yang di solo yang ajarin tauhid dan nyuruh2 aku belajar islam dengan kaffah sekarang udah ilang entah kemana gak bisa dihubungin lagi kayaknya.

oh iya, tentang postingan yang ini, bukan bermaksud sotoy, menggurui, menyindir, apalagi menghasut. seperti biasa aku bilang, dari judul ini page, ini cuma perjalanan dari pikiran-pikiran aku (paham dong, bisa salah juga ini pikiran). cuma opini dari anak kecil yang pengen belajar, kalo ada yang mau ngajarin, dengan senang hati deh aku welcome banget. mohon maaf kalo ada yang gak berkenan, ada dua opsi (bukan put option sama call option loh yah *kenapa jadi pasar modal*). opsi satu, ya tinggalin aja ini page, close tab kalian. atau opsi dua, kalo tau aku salah, mohon kasih tau gimana yang benernya. heheee

0 komentar pembaca:

Poskan Komentar