tak akan kutinggalkan menulis

Aku gak pandai menulis. Sungguh semua bukan bernilai tinggi apalagi berarti bagi banyak orang.
Ini hanyalah kejujuran hati yang disampaikan oleh tarian jariku.

Hei huruf, apa kalian tau kenapa aku terus ingin mengaduk-aduk kalian?
Hei kalimat, apa kalian tau kenapa aku ingin terus memposisikan kalian pada posisi tepat?
Hei paragraf, apa kalian tak heran kenapa mereka berkata: "ayolah mik, di jilid aja!"
Dan hei judul, apa kalian tau bahwa sejatinya aku tak pernah merasa pantas tinta hatiku ini dibaca orang.



.
.
.
.

0 komentar pembaca:

Poskan Komentar