dan akhirnya

ini.
memang sungguh hanya ini.
yang selalu aku takutkan.
hanya sesuatu ini.
yang sejak dulu bersarang di kepalaku.
dan hanya ini.
sesuatu yang menggerogoti waktuku.
membuat berpikir hingga aku nyaris mati karena takut.

dan lagi-lagi ini.
hal inilah yang tak pernah membuatku berhenti.
yang membuatku terus berdiri.
ketakutan!!

tapi pada akhirnya toh memang harus terjadi.
kita gak akan bersama lagi.

tapi.

masih ada setets penawar.
untuk hati yang kini tinggal kepingan.
untuk otak yang kini hampir busuk.
untuk raga yang kini merasa kehilangan tulang rusuknya.
untuk jiwa yang nantinya pasti akan merindu.

beruntunglah.
aku masih memiliki setetes penawar itu.
yang merupakan keyakinan sejak awal.
bahwa tak akan ada yang abadi.
tentu aku harus siap kehilangan segala titipan tuhan.

dan.
suatu saat kita pasti bertemu "lagi".

0 komentar pembaca:

Poskan Komentar