P.S.

Hmmm...
Sudah hampir akhir februari. Sibuk apaan, Kar? Ga sibuk kok cuma sok sibuk ajaa. Hahahaa

Well..
Hari ini pakbos dateng dr thai cuma setengah hari abis itu besok langsung flight pulang lagi. What point am i looking for? Cuma kepala gue doang yang mikir begitu apa emang beneran begitu. Kalo si pakbos aja mungkin merasa sulit dg adanya komunikasi, artinya gue bukan orang satu-satunya yang merasa begitu. Artinya otak gue masih normal. Tapi setinggi nya cita-cita gue for sure i dont want to be him, maksutnya d posisi seperti itu dimanapun gue berada. Oke lah, sekian intronya.

Jadi ini februari. Dan aku suka banget dengan bulan ini di tahun ini. Kenapaaaaaaa...... Pdahal sebenernya decision untuk memilih calon babehnya Gemintang dan Lintang insyaAllah udah aku mantapkan di akhir tahun kemarin. Hehehe.
Semua doa dan harapan baik sungguh-sungguh aku mintakan ke Allah. Semuanya.
Ini tahun kelima yang insyaAllah akan kami jalanin bareng. Tiga tahun terakhir ini semuanya Allah mudahkan, semuanya Allah indahkan, semuanya Allah murahkan. Khususnya aku, berasa banget sayang nya Allah buatku. Aku yakin, di tahun ini dan tahun-tahun berikutnya Allah engga akan berhenti buat makin sayang aku. Dan semoga, semua niat baik kami selalu Allah ridhoi. InsyaAllah di ridhoi sama Allah, karena sejak awal engga pernah ada protes dari mama :D
Blogiii, aku engga di lamar di atas kapal pesiar, karena dia tau itu ga penting buatku. Karena dia tau bukan itu yang aku bayangkan. Karena dia tau, perempuan baik-baik dari keluarga baik-baik pasti punya tempat dibesarkan dan di didik, dan dia memilih datang. Aku cuma selalu berharap dia akan selalu istiqomah. Satu-satunya hal yang aku pengen, keistiqomahannya. Engga ada orang yang menginginkan keistiqomahan pasangannya kecuali banyak kebaikan yang ada dalam diri pasangannya. That's why, aku pengen dia mempertahankan itu semua.

sabar yaa :)

huhuuuhhhuuu...

sabar, sabar, sabar..
si Kartika emang orangnya ga sabaran. sukanya pengen cepet-cepet lompat ke tahun berapaaa gitu. alesannya pengen cepet begini pengen cepet begitu. padahal, jalanin aja hari ini dengan sebaiknya. jadi sabar ya, Kar.. lunasin cicilan rumah di tahun 2020 mudah-mudahan lancar. dapetin CA di tahun 2017 mudah-mudahan lancar. dan ga sabar juga nungguin regulasi baru buat BKP nya walaupun belum tau nanti keadaannya akan memungkinkan engga ya buat bisa jadi BKP kayak bapa-bapak ibu-ibu yang pinter-pinter di luar sana. ga sabar juga minta rumah baru sama pak suami aku nanti :p

blogii, here i can share everything without anyone read it, without judge.
kamu juga tau kan, dua tahun ini terasa berat buat aku, dengan aku yang merasa ga betah kalau harus berurusan atau berkomunikasi dengan orang ga penting itu, dan nampaknya harus sedikit bertahan beberapa lama lagi. tapi as you knew yaaa, i thanks for everyone selain orang resek ini, karena mereka jauh lebih mengobati dengan memberikan momen-momen dalam keseharianku, apalagi kasih sayang mereka dan mas pacar yang masih istiqomah sampe sekarang dan semoga selamanya. thank you berimakh, mas!!

eniweii, aku lagi semangat karena aku sedang akan merencanakan kegiatan-kegiatan baru lagi. kantor tempat aku jadi permanent ini, hmmm aku merasa mungkin aku udah mulai betah loh. dan di luar kantor, mulai bulan desember atau (kalau seandainya mereka ngundur jadwal lagi) awal januari, weekend ku akan bertemu lagi dengan orang-orang baru yang bisa dijadiin tempat tax sharing. ini salah satu yang harus aku jalanin juga untuk plan jangka panjang ku buat si tiga huruf itu, hehehe. di luar kantor juga, aku lagi berencana buat nambah entitas lagi, doain yah! i love tax verysupermuch! etlisss, aku bahagia banget kalau sampai bisa tau atau mungkin bahkan pegang case baru seperti jenis entitas yang berbeda, jenis kepemilikan atau usaha berbeda, jenis transaksi-transaksi yang juga beda. jadi mari anggap saja bahwa amount adalah bonus dari ilmu-ilmu baru yang mungkin aku dapatkan. knowledge menurutku selalu jadi upah yang lebih mahal deh :*
aku juga lagi semangat, karena pengen jaga kesehatan, biar selalu bisa jagain mamabapak yang biasanya selalu lebih sehat bugar daripada aku hahahahahaaaa kesannya gue penyakitan yak. maksudku, mereka ini dengan umurnya segitu, tapi menurutku jauh lebih bugar daripada temen-teman mereka yang seumuran. i love you, both! semoga selalu sehat, dilindungi dan disayang Allah.

dan, apa yang harus aku lanjutkan sekarang? adalah sabar yaa, Kar.
terlalu bersemangat itu ga bagus. sibuk ga mikirin kekhawatiran itu kayaknya ada baiknya juga loh. semogaaa, yang terbaik yang dilakukan sekarang akan Allah balas dengan kelancaran di kemudian hari. walopun aku juga tetep ga sabar nunggu hasil or jawaban dari Ikantan Akuntan Indonesia. semoga paling lambat di Januari 2017 mama nelpon atau text aku karena terima surat dari mereka. aamiin.

see you, blogii..!

Syukur; karena tidak ada alasan untuk meninggalkannya.

Weekend selalu berasa singkat banget. Balik jkt, malem ini inget lagi besok senin mulai lagi aktivitas weekdays nya. Berasa lagi pengen ada badai salju nya hahahahahahhhhaah..
Kemudian dikasih inget bersyukur; masih bisa bayar notaris, masih bisa beli properti tanpa riba, masih bisa hahahehe sama mamabapak, masih bisa nobar bareng kakak adek, masih bisa tau aktivitas pacar, masih dikasih kesehatan. Sabtu sore pas sedikit ngeluh ke babeh karena duit abis, langsung diketawain; "habis ya nabung lagiii.. kamu kan pinter, udah tau properti ga turun harga, alhamdulillah anak bapak bisa beli tanpa riba.."
Jleb. Nikmat mana lagi yang kamu dustakan, Kaarrr???
"iyaaa tapi duit tita tinggal dikit nihh..."
"waktu duit banyak juga tetep nabung, ya skr tetep nabung juga, ga ada bedanya kan. Malah sekarang udah punya kertas legal. Tinggal kalo mau nabung lagi buat sekolah lagi ya gpp.."

Hmm.
Kadang bapak saya ini suka menggampangkan sesuatu dg tujuan menghibur. Tapi lumayan, macet djalan jadi ga berasaaa *lol* pernah loh waktu aku masih dibawah 22 dulu nangis2 udah kayak apaan tau (yg skr aku tau itu trnyata urusan ga penting yg ditangisin), bapak dengan santai bilang; "yang sabaarr...." -- saat itu gemeesss banget, gatau apah anaknya lagi baper abiss dan labil. Sekarang? Rasanya pengen gue tampar tu bocah 22taun yg nangis2 karena hal sepele 😄😄
Aku tau sebenarnya beliau sudah memiliki hampir semuanya yang beliau ingin dan butuhkan. Aku? Hampir selalu merasa belum cukup. Selalu menghitung tahun, menghitung tiga huruf, menghitung sesuatu yang sebenarnya ga bisa dihitung!
"memang masih ada apa lagi dan berapa banyak lagi yang masih mau lo kejar?" kalimat seorang teman yang dateng di mimpi. Bahkan dalam mimpi pun ga bisa kujawab. Kenapa? Terlalu banyak? Terlalu sulit? Atau karena sudah ga ada lagi yg dikejar makanya ga bisa jawab?
Ada. Banyak. Tapi aku seperti ga mampu lagi menghitung tahun, menghitung tiga huruf.

Kar, kunci nya adalah syukur.
Kamu bertahan dari mereka yang ingin menjatuhkanmu, bukan karena ingin mereka tau bahwa kamu hebat. Tapi karena kamu ingat bahwa syukurmu menambah kuat dan nikmatmu. Bersyukur, Kaarr, karena tidak ada alasan untuk meninggalkannya meski sedetik dalam hidupmu. Karena nikmatNya pun tak pernah meninggalkanmu meski sedetik

Badai Salju Pagi Ini

hiks,
ada rasa yang makin ga karuan karena setiap bangun pagi merasa ingin ada badai salju aja, biar ga keluar. makin ga karuan saat siang itu, suatu hari di tengah pekan menemukan file berisi tulisan (hhhhrrrrrrrrrrrrr ga pengen nginget lagi sebenernya).
ditambah inget ama si kawan yang dulu sempet nyeplos bertanya; "mau belajar apa lagi, Tik, disana?" -- meskipun sambil tertawa, kentara loh.. dan bikin makjleb. selama ini beneran belajar ya gue? beneran ada yang dipelajarin? apa malah sibuk beresin sesuatu akibat dosa orang masa lalu? sekarang ini udah jadi lebih pinter dari sebelomnya apa malah ternyata mengalami kemunduran? astaghfirullaah, waktu memang selalu paling berharga setelah kita menyadari hal-hal yang baru aja kita sadarin.
ditambah lagi, pecan lalu seorang teman yang seumuran bertanya; "Tik, kok lo pinter?"
becandaaaa lo yeee
"kok lo pinter? kenapa lo disini?" -- bunuh aja gue biar gue ga disini.
ini makjleb. gue ga ngerasa bahwa gue adalah anak pinter, apalagi terpinter seorganisasi apapun bentuk organisasi atau sub bagiannya. tapi tetep makjleb. biar ga makjleb, ya anggap aja dia bercanda. cuma bercanda meski sempet bikin pengen menangis sejadi-jadinya, sekencengnya. kemudian keesokan paginya tetep bangun tidur dengan perasaan yang sama; seandainya pagi itu ada badai salju berkepanjangan dan bikin gue ga perlu keluar. hikss....

hmm.
tetep berusaha berkhuznuzdon sama Allah.
tetep percaya bahwa mungkin akal gue lah yang belom sampai memaknai semua jalan yang Dia kasih sekarang. dengan begitu, mungkin selama ini ternyata gue belajar sabar, dan ikhlas. seperti yang selalu pengen gue pelajari sejak 2011 dulu; sabar, dan ikhlas. Dia sebaik-baik penolong.

F.

Hari ini.
Aku bukan takut, aku jijik. Jijik dengan tingkah lakunya selama ini. Jijik dengan kepalanya yg gapernah tau dg apa yg dia lakukan selama ini. Jijik karena kenapa terus-terusan menghalangi kami bahagia. Jijik melihatnya. Mungkin aku akan mulai muak.

I am My Own Boss


Dear little boy,
Sekitar seminggu yang lalu, saya baca tulisan judulnya kertas. Isi tulisannya menerangkan bahwa kita tidak perlu menghamba pada kertas; uang, surat tanah, ijazah, obligasi, dan lainnya. Bahkan secarik kertas berjudul akta yg memuat nama kita sebagai orang tua, tidak menjadikan kita berhak atas hidup anak-anak kita, mereka hanya titipan Allah.
Pun, begitulah orangtua kita memahami; kita, hanya titipan yang harus mereka jaga, yang akan ditanya pertanggungjawabannya nanti. Ini salah satu alasan mengapa mereka pengen kita sekolah yang baik. Ijazah yg tdk boleh kita tuhankan, memang bukan apa2 tapi sejak kapan kita bisa masuk stadion tanpa kita punya tiket. Kecuali pakai cara menyimpang. Dek, untuk mendapatkan hal benar harus pakai cara benar; milikilah tiketnya, ijazahnya.
Siapa yg bilang aku merasa cukup dg semua ini? Di luar gedung ini aku masih berlari ke banyak arah, dek.. Keringetan sih, tapi puas sama hasilnya. Siapa yg bilang aku berhenti menghafal sesuatu? Di luar gedung ini aku masih ikut les, dek.. Bosen sih, tapi manfaatnya jauh lebih besar drpd rasa bosan dan capek. Kamu, harus lebih jauh dari ini semua.
Seminggu lalu saat baca tulisan judul kertas itu, saya mengiyakan. Tapi ada banyak hal yang kamu harus lebih tau dari itu. Semangat yaa!
.
Ps. Pengennya sih saat itu bu Sri Mulyani yg jadi menteri nya dan yang tanda tangan langsung.

Hello ramadhan..!

Yep!
Ini ramadhan hari kedua, dan aku belom puasa. Bukan karena lagi mens tapiiii karena masih minum antibiotik. Dan alasan utama mama ga ngebolehin aku puasa dulu adalah karena aku belom buka jaitan pasca operasi ringan hari sabtu lalu. Hiks. Besok obatnya habis, tapi kata mama jangan puasa dulu. Engga ngerti kenapa, padahal udah ga pendarahan lagi. Alhamdulillaah....
Sedikit cerita, setelah lebih dari setahun dianjurkan buat tindakan, akhirnya baru kemarin lah aku berani buat itu semua. Emang agak mengejutkan sih hasil rontgen nya, rada beda dan sedikit lebih parah dari yang dbayangkan dan dari hasil rontgen taun lalu hehehe. Sebenernya udah mulai berani di awal mei, pas juga maspacar pulang jakarta dan bisa nemenin. Tapiii manusia cuma bisa berencana ya, ternyata harus ngurus vat refund dulu. Lumayan kan 52jt usd bisa buat beli cireng pasti kenyang hahaha.. Jadilah, setelah kasih data yang dminta, baru deh nyamperin dokter buat tindakan.
Dokter ganteng, lama banget sih menuju hari sabtu lagi buat buka jaitan ini. Nyiksa banget deh..
Hikmah lain adalah aku jadi ramadhan bareng mamabapak karena recovery nya drumah. Iyalah, lha wong mkn nya aja bubur! Dan ga bebas bergerak karena kalo geraknya kayak biasa2, jd keganggu banget ini jaitan berasa ketarikkk dan ampuuuunnn sakit 😂
Oiya, ramadhan kali ini, bakal lebih lebih banyak banyak minta sama Allah. Soalnya punya banyaaaakkkk banget yang pengen dikonsentrasiin hehee. Sekaligus bersyukur, sampe sekarang masih bareng2 sama orang yg sama. Pokonya all my wishes ga ditulis dsini yaa blogii, mau langsung ke yang Maha Pengasih dan Penyayang..
Semangat bentar lagi lebaran...!!!

An old convo

Halo blogii,
Kalo minggu pagi ikutan kelas terus pulang nya ga mampir mana-mana atau ga disamperin mas partner, siang nya tuh bawaannya pasti ngantuuukkk. Kalo uda gt ga bisa ditahan pasti tidur. Kalo uda tidur pasti kebo. Kalo uda kebo pasti lama. Intinya malemnya jadi ga ngantuk-ngantuk, susah tidur. Sebel.
Eniweeiii, beberapa hari lalu aku iseng banget liat isi sms di hape lama aku. Ya cuma dua kontak di sms itu yang tertarik aku baca. Dua-duanya kontak dari satu orang yang sama.
Aku gulir sampe paling atas, paling lampau. Hp jadul aku ini hp ngehitz di jamannya loh, jadi tampilan sms nya udah bentuk chat yaa wkwkw. Convo dalem sms itu dimulai tahun 2012. Wow. Kaget juga sih, ternyata ga aku hapus sejak awal dulu. Padahal convo lain dengan kontak lain udah pada aku hapus. Ternyata lumayan banyak juga isi convo nya di dua kontak itu. Walopun selaen sms, kita juga whatsapp an sih.
Duaribuduabelas udah ada convo antara aku ama dia. Tapi baru bener-bener ketemu kayaknya di awal duaributigabelas. Iyaa, kan orangnya lagi tugas di gorontalo. Hehehe. Engga tau gimana, awal masuk kantor di duaribuduablas itu, si boss yg minta aku kenal ama mas senior dkantor, padahal orangnya lagi ditugasin jauh banget. Yaaa yg ada isinya kita ngobrol lah via sms skype whatsapp. Sampe orangnya selesai tugas dan balik kantor, baru deh beneran ketemu. Tapi sayangnya, sampe kami pensiun dini dari tempat itu, kami gapernah dapet kesempatan satu tim. Pakbos emang gabisa liat senior dn junior seneng dikit aja yaaa. Huuu.
By the way, isi convo nya lucu, jadul banget. Bikin kangen. Sekarang sih kentut syembarangan juga udah ga ada malu nya. Hehehhhhhee.
Sekarang baru dua minggu dia pulang jkt. Kayanya bentar lagi harus berangkat lagi. Mimpiiii apaaaa aku yaaanggg, kok bisa jadi ldr gini. Aku engga boleh loh melahirkan di tempat lain, cuma boleh disini. Hahahaha kejauhan yaa mikirnya. Abisan dbilang gt sih. Ahh, kangen!!!!!!

Alopyu


Kamu.
Bikin aku gendut ga udah-udah.
Gimana yaa, mau bilang sayang, tapi kok kayanya kalo udah gede tuh lebih tepat nunjukin sayang pake perilaku.
Kamu.
Anteng ya kalo ama leptop isi excell.
Pacarnya makan ampe kenyang atau poto2 sampe berisik, tetep ga noleh gt. Baby, untung aku gapernah cemburu loh ama file yg kamu pegang. Apalagi kalo yg dipegang tuh file klien akuu 😘
Kamu.
Suka nyebeliiiiiiinnnnn banget. Kayak hari ini. Padahal kemaren nyenengin, eh hari ini nyebelin. Aku ga bakalan mau ngaku d depan kamu, kalo sebenernya, abis aku kesel banget ama kamu, itu malah nambah sayang. Dasar nyebelin!
Kamu. Istiqomah yaa yng....

#ayodonor !



Haii blogii..

Berhasil dondar hari sabtu kmaren bareng mas pacar. Padahal hb mepet dn tensi agak diragukan ama dokter nya. Cukup bilang, emang segitu kok dok biasanya. Emang ga pusing kamu tensinya rendah begini? Cuma jawab, hehe emang segitu terus seringnya tapi ga pusing. Jadii cuma disedot 250cc deh ga kayak kmaren-kmaren. Selamat ya pacar, kamu selalu ga perlu kuatir tiap dateng pasti bisa donor.

Hm.. Ceritanya barusan abis nelp babeh, curhat panjang lebar. Trus abis itu nelp mbah. Kayak biasaaa nada bicaranya; gausa di ingetin tiap sore tuh mbah doain kamu. Cukup jawap; biariiin, tita bakal minta terus didoain ama mbah. Heheee sama kayak ke mama ke bapak, kali mereka bosen aku sll minta doain tiap selese nelp ato tiap pamitan kalo abis ktemu.
Barusan, kelar nelp mbah, kayak biasa ga langsung aku matiin koneksi telp nya. Mbah, yang gabisa gunain henpon apalagi smartphone (piss mbah), ga pernah tuh mutusin koneksi telp tiap selese nelp ama siapapun. Jadi pasti kita lah yg mutusin telp nya. By the way, beliau cuma tau tombol buat terima panggilan ke henpon nya aja hehee. Jadi tadi, kayak biasa ga langsung aku matiin. Walopun ga denger suara beliau ngomong apa-apa. Aku cuma merem, sambil kedengeran suara henpon ditaruh, kedengeran suara beliau jalan menjauhi henpon, atau suaranya naruh bantal, dll. Catet, tanpa ada suara beliau bicara, karena memang cuma tinggal sendirian. Catet, aku masih sambil merem. Ngerasain kalo aku ada disana, seenggaknya dengan kedengeran menebak apa-apa yg dilakuin beliau. Fyi, mbah uda selalu dibujuk d rayu buat balik tinggal lagi ama kita, tp ga pernah mau.
Sejak mbah buyut pergi, beliau memilih tinggal disana. Aku engga tau, apakah mbah masi inget almarhumah ibunya terus, atau merasa kangennya jadi tinggal sedikit dan ga terlalu nyesek kalau tinggal disana. Jauh dari suara tetangga yang suka gosip, atau jauh dari suara planing-planing masa depan cucunya yang bawel. Aku engga tau, kalau berada diposisinya, apakah akan memilih hal yang sama; tinggal disana dan mungkin jauh lebih tenang. Paling banter cuma berisik suara daun-daun jati yang saling bersentuhan kena angin. Selebihnya? Suara ramah orang yang lewat sambil bawa rumput hasil ngarit buat makan sapinya.
Jadi kebayang yaa, tinggal disana. Ga denger suara paku bumi karena ada kegiatan konstruksi. Ga denger klakson tiap pagi nek gojek sebelum naek syatel, apalagi nyiksanya suara klakson kalo lg di underpass atau d terowongan flyover. Ga denger suara klien yang nanya terus udah beres belom reportnya. Ga denger suara boss yang kadang kalo kitanya lagi ga mood tuh suaranya bisa jd kdengeran kayak suara lengkingan apaa gitu. Hehee. Semoga ada rezeki kesehatan lagi buat kita besok bisa kumpul bareng lagi ya mbah.. Semoga ada rezeki waktu, yang akhir-akhir ini bikin berasa miskin banget karena ga bisa menej waktu dg baik.

Eniweii, dondar kemaren itu ga lemes loh. Yaiyalaa cuma diambil 250 kok yaa 😁😁
Abis itu seharian ama pacar yang akhirnya pulaaaang dari site omaigaatttt ternyata bisa juga yaa tiga bulan ga ketemu samsek loh hebat kaan. Jangan ngarep ketemu deh kalo udah ditaruh di site.

Bye blogii..

word by word

Semua bakalan menangis pada waktunya.

Ehhh, salah.
Atau memang ada benarnya? Entahlah.
Tapi aku percaya, yang ga solat, yang selalu dzolim, pokonya yang ga baik yang jahat, nanti bakal tiba waktunya bakal nyesel. Kalo masih ada waktu :p
Kalopun ga nyesel, yaaa paling-paling nangis.