jika saja ada kapten lain yang sepertimu

Berapa mil jalan yang pernah kita lewatin.
Berapa banyak traffic lamp yang pernah kita terobos.
Berapa banyak makian yang kita terima karena keberanian kita.

Mungkin benar dewa angin memang marah pada kita karena kita menantangnya.
Mungkin benar kata orang bahwa kita salah jika enggan menggunakan rem.
Mungkin juga benar, aku rindu memperhatikan jarum spidometermu, kapten!

Aku memang masih ingin memperhatikanmu menggiring bola, melewati lawan, bahkan mencetak hattrick.
Tapi aku tetap rindu melaju bebas menggilas aspal jalanan.
Aku tetap rindu dengan kantung jaketmu yang biasa kupegang erat.
Aku tetap rindu saat-saat kamu biarkan aku menaruh dagu diatas pundakmu.
Aku bahkan rindu seruanmu saat kita selamat dari bahaya berkali-kali. Dan aku tetap percaya, tetap ada di balik punggungmu untuk esok harinya, lusa dan seterusnya sebelum kita berakhir.

Dan hari ini aku memang merindukanmu, kapten!
Merindukan segalanya meski puluhan bulan sudah lewat dari saat itu.



.

kalau memang bisa

http://www.scribd.com/doc/28836676

alhamdulillah

ehm..
gw juga gak taw kenapa hidup gw menyenangkan sekali. ada satu yg paling gak gw ngerti, banyak orang yg bilang gw nakal malah banyak yg sering kesel (gemes) sama kelakuan gw yang seenaknya, tapi kenapa mereka sayang terus sama gw. sayang banget malah.. kenapa semua orang sayang sama gw padahal banyak yg bilang gw nakal.

saat ada yg bilang gw gak dewasa, karena gw sering dikuasai sama emosi gw. gw emang sedih kalo ternyata orang bilang gw gak dewasa. tapi hidup gw tetap menyenangkan. gw berpikir, jika gw gak dewasa, kenapa allah percaya titipkan banyak hal ke gw. dan gw jadi gak ambil pusing walau ada yg bilang gw gak dewasa. toh hidup gw menyenangkan, semua orang sayang sama gw.

dan selalu bersyukur deh, apa yang gw pengen slalu allah kasih ke gw. menurut gw itu karena allah percaya sama gw! kenapa allah meridhoi apa yang gw pengen, itu menurut gw juga karena bokap nyokap meridhoi gw. ridho allah kan ada pada ridho orangtua. gw bersyukur deh apa yang gw pengen pasti gw dapetin. gw slalu dimudahkan. pasti karena gw nurut sama bokap nyokap gw.

gw adalah orang yg slalu berlari. gw gak ingin berhenti berlari. taw artinya berlari? BELAJAR. ya, gw gak akan pernah berhenti belajar. karena belajar tak harus slalu difasilitasi buku, meja, kursi, pinsil. karena ada alat belajar yang allah kasih ke gw yang jauh lebih hebat daripada buku, meja, kursi dan pinsil. adalah tangan, mata, telinga, hati dan akal. inilah alat paling menakjubkan yang allah kasih ke gw. lewat tangan, mata, telinga, hati dan akal, gw slalu bisa belajar banyak. maka gw bisa terus berlari tanpa henti. dan nyatanya, hidup gw slalu menyenangkan..

alhamdulillah, makasi allah gak pernah berhenti mempercayai aku..

aku

Aku akan sangat malu jika lidahku sampai bisa bergerak dan berkolaborasi dengan pita suaraku hingga dapat keluarkan kalimat mengeluh.

Aku akan sangat menyesal jika aku sampai tak bisa menjaga hatiku atau bahkan jika sekali lagi mempercayakannya pada orang yg salah.

Aku akan sangat takut jika aku mampu memberi warna dihidup seseorang. Aku takut warnaku habis dan seseorang yg tadinya berwarna karena aku, meninggalkan aku.

Aku akan sangat senang jika saja ada yg dengan ikhlasnya datang untuk menemaniku hujan-hujanan.





*karena hujan itu menghidupkan. dan jika ada yg menemaniku hujan-hujanan, berarti menemani aku dan hidupku*

.
.
.

jika saja kamu membaca ini

aku sedang berlari

maka jangan kau kejar

bukan karena sia-sia

tapi karena aku tak akan pernah berhenti berlari

that i told u, karena aku gak akan lelah tuk berlari.

:-*

bapak, pagi ini tita kangen sama bapak..
sehat2 dsana yaa..
love you,


.
.

tak akan kutinggalkan menulis

Aku gak pandai menulis. Sungguh semua bukan bernilai tinggi apalagi berarti bagi banyak orang.
Ini hanyalah kejujuran hati yang disampaikan oleh tarian jariku.

Hei huruf, apa kalian tau kenapa aku terus ingin mengaduk-aduk kalian?
Hei kalimat, apa kalian tau kenapa aku ingin terus memposisikan kalian pada posisi tepat?
Hei paragraf, apa kalian tak heran kenapa mereka berkata: "ayolah mik, di jilid aja!"
Dan hei judul, apa kalian tau bahwa sejatinya aku tak pernah merasa pantas tinta hatiku ini dibaca orang.



.
.
.
.

s e b e l a s

aku melihat sebuah kejujuran saat melihatnya bermain bola. aku melihat kepolosan. aku melihat tak ada secuil pun aktivitas jaga image.

lihatlah!
aku nyata masih ingat bagaimana saat ia menggiring bola, merebut bola, berlari menahan lawan, melompat menjemput bola, dan semuanya.

ya, aku melihat kejujuran.
dan bukan tak pernah aku melihat kebohongan. kebohongan besar saat ia memutuskan keluar dari tim. dan kejujuran tak terkira saat teman-teman satu tim meminta kaptennya kembali.

kecuali coach! ya, ia tak pernah meminta kapten kembali. rumput lapang hampir kehabisan akal bertanya-tanya apa yang coach pikirkan hingga tak ingin kembali memanggil kapten. tapi angin lalu membisikinya bahwa coach sedang berusaha menghargai sebuah keputusan.

tapi aku yang tetap dengan jujur, marah dengan keputusan bodohnya.


.
.
.
.

bukan kangen. cuma teringat akan sesuatu

sungguh.
aku tak sedang membunuh rasa.
dan sungguh.
aku sedang menahan rasa.


.
.
.
.

akan menikah

kalau saja bisa menikahi seseorang adalah menikahi sifatnya, menikahi kecerdasannya, menikahi pemikirannya.

dan semoga kelak, saat ada seseorang menikahi aku adalah karena hatinya.


.
.
.
.

alergi dan terapi

barusan baru aja selesai tes alergi.. awalnya dulu ituu karena waktu dalam bis di perjalanan pulang dari Yogyakarta (tempat kuliah) ke cikampek (rumah ortu, maklum belum punya rumah sendiri, hehe). jadi kalo naek bis kan suka dapet snack, salah satu snacknya itu DONAT. biasanya, jarang banget aku mau makan snack yang didapet dari bis gitu. tapi waktu udah malem dan gak tau kenapa jadi iseng makan tu donat. rasanya gak lembut, maklumlah mungkin biar biaya produksinya gak terlalu tinggi.

terus setelah kira-kira satu atau dua jam, tepatnya jam setengah dua belas malam, kok aku ngerasa gatel-gatel di paha aku. karena pakai celana jeans, jadi agak susah garuknya. akhirnya aku santai aja, aku cuekin dan berniat tidur. tapi setelah lama, dibiarin, kok gak ilang-ilang tuh gatel, malah tambah ada gatel dilengan juga. aku sih curiganya jangan-jangan digigit semut trus jadi bentol-bentol. aku tetep cuek dan berusaha tidur. baru setelah sampai di rumah, waktu itu pukul 04.30AM aku langsung buka baju, niatnya sih maw balur yang gatel pake minyak kayu putih. setelah diliat, kok bentolnya agak besar (kayak digigit semut) dan merah gitu.. aku masih biasa ajaa, tapi setelah beberapa jam kok makin banyak dan menyebar ke seluruh tubuh, yaudah akhirnya kedokter!!!!

pertama sih ke dokter pertama yg deket rumah, disuntik. trus besoknya gak berubah kondisi aku. jadinya ke klinik yang agak jauh dari rumah, malah disuntik dua kali, dikasih obat juga. setelah dua hari tetep gak membaik, dan selama dua hari itu, udah dicoba berbagai obat. obat cina juga dicoba. sampe akhirnya kok malah kayak timbul darah dibalik kulit aku. dan seluruh tubuh, jadi serem banget deh udah kayak monster aja pokoknya. nah, balik lagi ke dokter yg deket rumah, trus konsultasi begini dan bigitu, ceritain riwayat sakitnya. baru dokternya dapet penerangan, setelah aku bilang punya penyakit ashma. trus sama tu dokter aku disuruh ke dokter kulit, temennya dia. katanya sih aku alergi bahan pengembang yang disebabkan karena aku punya ashma. pergilah aku kesana. dan tau apa yang terjadi?? aku disuntuik lagi.!!!! dikasih resep obat+bedak yg lumayan (mahal) harganya. dan ternyata emang manjur, aku sembuh deh!!

barusan aku tes alergi, ternyata banyak banget:
alergi hirup: debu mix, asap rokok, bulu hamster, serbuk sari jagung, serbuk sari rumput, serpihan kulit manusia.
alergi makanan :BERAS (yang artinya, sebenernya aku gak bole makan nasi), susu sapi (setelah tau ini, aku ngerasa tersiksa, karena aku suka banget sama susu), telur ayam (padahal aku gak terlalu suka ayam, daging, ikan, jeroan, jadi bisa dibayangkan, aku makan lauk apa?), kepiting, kerang (untungnya aku gak suka), MSG, dingin (pantes kalo kedinginan aku jadi sesek napas).

barusan dokternya bilang, kalo mau diterapi, ........

::::bersambung aja:::::

hehee, ini aku lanjutkan ceriteranya. jadi, kalo mau diterapi, biayanya lumayan juga. satu kali datang terapi sekitar 150,000. padahal satu jenis alergi ituuu bobotnya bisa sampe tiga, yang artinya di terapinya tiga kali untuk satu jenis alergi tersebut. tapi dalam dunia kedokteran, rata-rata 90% alergi bisa hilang dan jadi sembuh. tapi sampe sekarang aku belum terapi. hehee

mengenai treatment nya, klik disini untuk tau lebih lanjut..

atau bisa klik disini untuk tau lebih lanjut mengenai bio-e, yaitu bioresonansi yang bisa menyembuhkan alergi.